Dalam sebuah teori pemasaran disebutkan bahwa ada tiga jenis brand name atau merk dagang:
1. Family Brand Names:
Sebuah family brand name dipakai untuk seluruh lini produk. Dengan membangun kepercayaan dan loyalitas pelanggan melalui family brand name ini, maka seluruh lini produk akan mendapatkan keuntungan.
Sebuah contoh untuk produk makanan, seperti Kellog’s, Heinz dan Del Monte. Namun pemakaian family brand name ini juga bisa membawa masalah jika salah satu dari produk yang dimiliki mendapatkan reputasi yang buruk di pasar. Hal ini bisa merusak reputasi seluruh lini produk dan brand induknya.