dari: Advertising’s Fifteen Basic Appelas – Jib Fowles

Dalam risetnya Jib Fowles mengatakan bahwa untuk membuat visualisasi iklan kita bisa memakai pendekatan kebutuhan dasar manusia. Daftar yang dibuat Fowles ini didasarkan pada daftar yang pernah dibuat oleh Henry A. Murray.

Dalam membuat visualisasi kita dapat membuat berdasarkan beberapa pendekatan yang menjadi kebutuhan-kebutuhan (need) manusia. Ada sedikitnya 15 macam kebutuhan (need) yang biasanya disentuh dan dipergunakan untuk menimbulkan kesan emosi konsumen:

  1. Kebutuhan seks. Iklan yang produknya berhubungan langsung dengan masalah seks ataupun tidak sering mempergunakan simbol, idiom serta isyarat seksual baik secara verbal, non verbal maupun visual.
  2. Kebutuhan untuk bergabung dengan orang lain (afiliasi). Pada need yang ini biasanya tema yang digambarkan adalah tentang persahabatan atau sebaliknya kehilangan persahabatan bila tidak mempergunakan produk tersebut.
  3. Kebutuhan untuk merawat. Sebagai sentral tokohnya biasanya adalah mempergunakan figur anak kecil atau binatang peliharaan (domestic animals) seperti anjing, kucing atau burung. Ini dimaksud untuk membangkitkan insting keibuan atau kebapakan.
  4. Kebutuhan akan bimbingan. Visualisasinya biasanya mempergunakan figur orangtua (ayah dan ibu) atau guru.
  5. Kebutuhan agresivitas. Pada dasarnya setiap manusia secara tidak sadar memiliki insting untuk melakukan hal-hal yang sifatnya agresif. Keinginan balas dendam biasanya menjadi tema iklan.
  6. Kebutuhan berprestasi. Iklan tersebut biasanya berkisah tentang sebuah kesuksesan.
  7. Kebutuhan mendominasi. Biasanya bertema tentang unjuk kekuatan baik fisik maupun kekuatan tertentu.
  8. Kebutuhan untuk menonjolkan diri. Kebutuhan ini biasanya berbentuk kebutuhan untuk dihargai, dihormati dan menempati status sosial yang tinggi.
  9. Kebutuhan diperhatikan orang lain. Tema yang ditampilkan biasanya adalah bagaimana seseorang menjadi pusat perhatian publik.
  10. Kebutuhan mandiri. Pada dasarnya manusia ingin hidup tidak tergantung pada orang lain. Maka tema yang ditampilkan adalah tema-tema yang ada hubungannya dengan kemandirian hidup.
  11. Kebutuhan untuk melarikan diri. Tema-tema yang ditampilkan adalah petualangan atau perjalanan yang kadang sifatnya khalayan.
  12. Kebutuhan merasa aman. Tema terbebas dari ancaman atau bahaya.
  13. Kebutuhan estetika. Manusia pada umumnya menyukai keindahan, maka tema yang dipakai ini biasanya mengenai segala sesuatu tentang keindahan, baik itu misalnya keindahan alam, kecantikan wanita, seni dan sebagainya.
  14. Kebutuhan untuk memuaskan rasa ingin tahu. Visualisasi yang ditampilkan biasanya berupa informasi kognitif misalnya diagram, angka, jumlah prosentase dan sebagainya.
  15. Kebutuhan fisiologis. Kebutuhan fisik manusia adalah terbebas dari rasa lapar, haus dan mengantuk maka temanya adalah melepaskan dahaga, makan, kesegaran fisik dan tidur yang nyenyak.